Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tanah

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tanah

Diposting pada

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah – sangatlah tidak sulit. Lele menjadi  kegemaran  di Indonesia. Ikan lele banyak digemari oleh masyarakat ini, karena selain rasanya yang gurih, lele juga memiliki kandungan gizi yang bagus bagi kesehatan.

Lele mengandung berbagai sumber protein, omega 3, asam amino, serta rendah lemak dll. Maka tidak mengherankan apabila banyak warung makan atau restaurant yang menjual makanan olahan ikan lele.

Di Indonesia sendiri banyak orang yang menggemari ikan ini sebagai makanan( konsumsi) dibanding dengan jenis ikan lainnya.

Karena selain cara pengolahan yang sangat  mudah dan rasanya yang lezat, dibandingkan jenis ikan lainnya ikan lele memiliki harga yang sangat ekonomis murah di pasaran.

Sehingga siapapun orang dapat mengkonsumsinya, ikan lele juga tidak memiliki duri yang banyak sehingga sangat mudah saat dikonsumsi.

Dan berbeda dengan jenis ikan  lainnya, ikan lele sangat mudah untuk di budidayakan sehingga banyak sekali orang yang membudidayakannya.

Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tanah

Menentukan Jenis Ikan Lele

Ikan lele ada banyak jenis, seperti  lele local, dumbo, arab, phyton dan sangkuriang. Sebelum memulai beternak ikan  lele, sebaiknya  Anda memilih jenis ikan yang terbaik untuk dibudidayakan. Hal itu dikarenakan setiap ikan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Memilih benih ikan yang unggul dan berkualitas

Setelah Anda menentukan jenis ikan lele untuk dipelihara, Anda harus memilih benih yang unggul dan berkualitas.

Kriteria benih unggul yaitu berwarna hitam, ukuran benih seimbang antara kepala dengan badannya, gerakan bibit lincah, serta tidak terserang penyakit. Selain itu Anda juga perlu mengetahui indukan lele tersebut unggul ataukah tidak.

Cara Membuat Kolam Tanah

Ketika Anda telah menentukan bibit lele, selanjutnya adalah  proses pembuatan kolam tanah. Tempt atau lahan  untuk kolam lele sebaiknya jangan terlalu lebar.

Luas sekitar 12-15 m2 dengan kedalaman sekitar 1- 1.5 m. Hal ini untuk memudahkan peternak dalam mengelola debit dan proses penontrolannya.

selanjutnya ketika tanah selesai dibuat ialah proses pengeringan  kolam berfungsi untuk membunuh organisme pathogen yang menyebabkan penyakit di kolam.

Proses ini dilakukan selama 6 hari atau lebih. Pengeringan selesai ditandai dengan tanah dasar retak-retak. Jika sudah begitui itu, dasar kolam dicangkul lagi agar tanah kolam gembur.

Pengapuran Kolam

selanjutnya ialah menebar kapur dolomit atau kapur tohor guna membunuh baktero potagen di dalam kolam, Pengapuran dapat dilakukan sebesar 20 hingga 50 gram..

Pemupukan Kolam

Setelah proses pengeringan sekitar 7 hari, selanjutnya  lakukan pemupukan organic. Pemupukan dapat menggunakan kotoran sapi, kerbau, dan ayam  yang sudah kering.

Pemberian pupuk bertujuan untuk menumbuhkan fitoplankton di dasar air sehingga tanah menjadi gembur dan subur.

Pengisian Air Pada Kolam

Setelah pemupukan selesai, sebaiknya kolam diisi air dengan kedalaman setinggi kurang lebih 40 cm. Dengan kedalaman air yang tidak dalam, sinar matahari dapat sampai ke dasar tanah.

Hal ini berguna untuk perkembangbiakan cacing dan fitoplankton yang merupakan sumber makanan alami bagi lele.

Penebaran Benih Ikan

Penebaran ikan lele  dilakukan selang satu minggu setelah pengisian air kolam. Tunggu sampai berwarna air kehijauan. Setelah air hijau barulah ikan ditebar ke kolam. Sebaiknya saat penyebaran ikan, ketinggian debit air tetap berada pada 40 cm.

Itu akan memudahkan ikan lele beradaptasi dengan lingkungannya. Setelah itu penambahan air dapat dilakukan secara teratur.

Untuk menghindari stress pada ikan, benih tidak boleh ditebar langsung ke dalam kolam. Benih ikan memerlukan penyesuaian terhadap tempat barunya sehingga perlu penanganan sebelum ditebar.

Penanganannya ialah dengan dimasukkan ke kolam bersama wadahnya selama 20 menit. Selang waktu tersebut dipergunakan benih untuk menyesuaikan diri terhadap suhu yang berbeda. Terakhir, miringkan wadah dan biarkan benih keluar dengan sendirinya.

Adapun kriteria bibit lele yang baik yaitu :

  • Bibit lele yang ada di dalam kemasan selalu bergerak aktif dan terlihat seolah tidak bisa diam.
  • Saat memilih pastikan anda memilih ikan bibit lele yang tidak cacat dari ujung kepala hingga ujung ekor.
  • Pastikan juga bibit lele selalu aktif untuk melakukan oksigenasi atau muncul keatas media semua siap dan bibit lele siap hampir sama dengan Cara Budidaya Ikan Gabus, langkah terpenting dalam cara budidaya lele di kolam tanah berikutnya yaitu menebar bibit lele anda di kolam tanah.
  • Untuk menebarnya bibitnya pun anda tidak bisa langsung menebarnya begitu saja, ada caranya serta langkah yang tepat agar ikan lele anda memiliki kualitas yang baik saat panen nantinya yaitu : Pastikan dulu bahwa benih lele yang anda dapatkan merupakan benih yang sudah siap ditebar tanpa harus melakukan pemindaian terlebih dahulu.

Tebar Bibit Lele

  • Setelah dari bibit yang siap tebar yaitu ukuran bibit sudah mencapai panjang 2 hingga 5 cm.
  • Setelah itu sediakan wadah berupa ember dan air yang bersih, sebelum ditebar anda harus membersihkan bibit lele terlebih dahulu. Caranya dengan memasukkan bibit ikan ke dalam air bersih selama 40 hingga 60 menit. Ini bertujuan agar semua zat berbahaya pada bibit ikan lele hilang.
  • Lalu pindahkan bibit ikan lele selama 10 menit ke dalam sebuah wadah yang telah anda isi dengan sebagian air kolam agar bibit lele anda dapat mudah beradaptasi di kolam.
  • Selanjutnya anda bisa memuulai menebarkan lele ke dalam kolam tanah yang sudah anda siapkan. Lakukanlah penebaran secara hati- hati agar bibit tidak stress.

Pilihlah Pakan Yang Berkualitas

Pakan menjadi hal terpenting dalam budidaya ikan lele. Pasalnya, pemberian makananya dengan gizi, vitamin, dan mineral yang seimbang akan mempengaruhi perkembangan ikan lele. Makanan utama lele ialah pellet.

Pencegahan dan Penanggulangan Hama dan Penyakit Ikan

sama halnya tumbuhan, ikan lele juga dapat diserang oleh hama atau  penyakit. Hama yang seringkali menjadi dilema ialah adanya biawak, ular, burung, serta hewan lain” yang masuk ke kolam. Pemasangan pagar atau jaring di sekeliling kolam dan saluran air sangat diperlukan.

Panen

Ikan lele yang berusia sekitar 2,5 hingga 3 bulan sudah  siap di panen. Bobot setiap ikan ada yang berbeda-beda sekitar 80-100 gr/ ekor, untuk itu sebelum dijual ke konsumen sebaiknya Anda sortir dulu.

Demikian cara ternak ikan lele di kolam tanah yang dapat menjadi panduan Anda dalam berwirausaha. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tanah
5 (100%) 5 vote[s]